Langsung ke konten utama

TUGAS SOSIOLOGI KELAS 11 SMA ANALISIS KESETARAAN SOSIAL

NO

SOAL ANALISIS

JAWAB

Analisis Kesetaraan sosial untuk menyikapi perbedaan sosial demi terwujudnya kehidupan sosial yang damai dan demokratis.

Analisis kesetaraan sosial dalam bidang.

1

Dibidang ekonomi?

Kesetaraan sosial dalam bidang ekonomi adalah ketika pria dan wanita memperoleh upah yang sama jika performa mereka sama dan mengerjakan bidang pekerjaan yang sama di sebuah perusahaan yang sama. Hal ini dilakukan secara adil agar pembagian hasil merata dan tidak terjadi perselisihan antara kedua belah pihak.

2.

Dibidang sosial?

Kesetaraan sosial dalam bidang sosial adalah ketika kita hidup di lingkungan yang heterogen yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan ras yang bisa hidup rukun karena saling menghargai dan bertoleransi untuk mewujudkan kedamaian dan kesetaraan sosial dengan mengizinkan setiap orang menjalankan tradisi dan hak ibadahnya masing-masing tanpa mengganggu satu sama lain, agar tidak terjadi kericuhan yang dapat menyebabkan disintegrasi.

3

Dibidang Politik?

Kesetaraan sosial dibidang politik adalah setiap warga negara berhak dan pada dasarnya dapat mencalonkan diri sebagai kepala daerah atau anggota legislatif. Hal ini untuk mewujudkan kesetaraan sosial, agar tidak terjadi kecemburuan sosial yang dapat memecah belah banyak pihak.

4.

Dibidang budaya?

Kestaraan sosial dibidang budaya adalah setiap warga dapat menjalankan tradisinya dan mendapat perlindungan dari warga sekitar yang tidak menjalankan tradisi tersebut sebagai bentuk toleransi dan dilakukan tanpa diskriminasi dari suku mana tradisi tersebut.

5.

Dibidang hukum?

Kesetaraan sosial dibidang hukum adalah setiap orang mendapat keadilan dari setiap tindakan yang diperbuatnya, tanpa memperdulikan latar belakang kehidupannya.

Postingan populer dari blog ini

MENGURAI GLOBALISASI: WUJUD BUDAYA DAN PERUBAHAN SOSIAL DI JABODETABEK

A. PENGERTIAN GLOBALISASI Pengaruh globalisasi dalam dunia yang semakin terhubung secara global telah menjadi perhatian utama dalam berbagai bidang. Dalam era globalisasi ini, batasan-batasan geografis semakin terkikis, memberikan ruang bagi pertukaran informasi, ide, produk, dan budaya yang lebih intensif dan cepat. Fenomena ini tidak hanya membawa manfaat yang signifikan, tetapi juga menimbulkan tantangan dan perdebatan yang kompleks. Menurut Anthony Giddens, globalisasi adalah proses di mana dunia semakin terhubung melalui pertukaran informasi, ide, produk, dan budaya secara global. Ia berpendapat bahwa globalisasi melibatkan percepatan interaksi dan interdependensi antara negara-negara, serta melampaui batasan-batasan geografis dan politik. Giddens juga menekankan bahwa globalisasi memiliki dampak yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk ekonomi, politik, sosial, dan budaya (Giddens, 19

TUGAS GEOGRAFI KELAS X SMA BAB HIDROSFER

PERTANYAAN   Jelaskan aktivitas manusia (minimal 3) yang dapat mengganggu proses siklus hidrologi serta dampak yang ditimbulkannya.   JAWABAN   Kegiatan manusia yang memengaruhi siklus air adalah penebangan hutan secara liar. Pembukaan lahan untuk pertanian dan perkebunan. Pembangunan perumahan dan perindustrian. Pembangunan jalan tol dan jalan raya di perkotaan dan desa.   Penebangan hutan liar yang menyebabkan banyaknya lahan kosong sehingga air yang turun tidak terserap oleh tanah. Pembangunan jalan dengan menggunakan aspal dan beton untuk membuat jalan tol dan jalan raya. Aspal dan beton menghalangi air untuk meresap ke dalam tanah. Pembakaran hutan yang dapat menyebabkan struktur tanah dan juga tandus. Tidak menanami lahan-lahan yang kosong dengan tanaman, tetapi mengubah lahan-lahan tersebut menjadi daerah pemukiman. Berkurangnya daerah resapan air di daerah perkotaan sehingga mengakibatkan sungai, danau, dan daerah penampungan air menjadi kering. Apabila kering, maka men

TRANSFORMASI DAN ADAPTASI MASYARAKAT PESISIR INDONESIA

A. PENGERTIAN PERUBAHAN SOSIAL DAN MASYARAKAT PESISIR Dalam era yang terus berkembang ini, perubahan sosial menjadi fenomena yang tidak dapat dihindari. Perubahan tersebut melibatkan berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks masyarakat pesisir Indonesia. Sebagai negara maritim dan kepulauan terbesar di dunia, pemahaman yang mendalam tentang perubahan sosial pada masyarakat pesisir menjadi sangat penting. Jan Flora dan Arnold P. Goldsmith menggambarkan perubahan sosial sebagai dinamika sosial dan transformasi struktur sosial yang melibatkan perubahan dalam pola hidup, mata pencaharian, dan pola kekerabatan dalam masyarakat (Flora & Goldsmith, 2003). Dalam konteks masyarakat pesisir, perubahan sosial dapat mencakup pergeseran dalam mata pencaharian dari perikanan tradisional ke sektor pariwisata atau industri lainnya, serta perubahan dalam struktur keluarga dan pola kekerabatan yang dap