Langsung ke konten utama

TUGAS INDIVIDU ANALISIS KELOMPOK SOSIAL PERKOTAAN

Setelah mengamati masyarakat di lingkungan saya. Saya dapat mengelompokkan mereka kedalam beberapa tipe kelompok sosial.


  1. Solidaritas Organik

Karena solidaritas yang muncul pada masyarakat di lingkungan saya merupakan bentuk solidaritas yang mengikat masyarakat yang beragam dan telah mengenal pembagian kerja masing-masing secara rinci. Pembagian kerja tersebut didasarkan pada aturan hukum yang restitutif. Setiap masyarakat ini saling ketergantungan satu sama lain. Motivasi para anggota solidaritas organik adalah berdasarkan pada materi atau upah yang diterima sebagai bayaran atas usaha yang mereka dapatkan. Bayaran tersebut akan digunakan untuk kepentingan mereka sendiri. Di masyarakat sekitar saya juga memiliki rasa kolektif yang rendah, Meskipun saling ketergantungan, namun individu-individu solidaritas organik tidak mempunyai kesadaran kolektif yang tinggi. Hal ini dikarenakan mereka saling bergantung demi memenuhi kebutuhan mereka, bukan karena atas dasar tolong menolong dan kasih sayang.


  1. Gesellschaft

Sebab para anggota yang ada dalam kelompok tersebut berhubungan dengan berdasar pada kepentingan. Dengan demikian, hubungan bersifat cenderung formal, tidak kekal sebab beroerientasi pada ekonomi. Oleh karena itu masyarakat di sekitar saya tergolong jenis dari kelompok sosial yang memiliki anggota dengan ikatan lahir pokok dengan jangka waktu pendek atau singkat yang biasa disebut dengan patembayan.


  1. Kelompok Sekunder

Karena masyarakat di lingkungan saya termasuk kedalam kelompok besar yang terdiri dari banyak orang. Dan hubungannya tidak harus mengenal secara pribadi kurang akrab dan mempunyai sifat yang tidak langgeng, karena didasari pada kepentingan yang sama. Masyarakat di lingkungan saya berhubungan sosial dengan anggota yang cukup banyak sehingga interaksinya kurang intensif dan kurang erat.

Postingan populer dari blog ini

LKPD GAYA BELAJAR

Topik : Gaya Belajar Kelas : XI IPA/IPS Bidang Bimbingan : Bimbingan Belajar Tujuan : 1. Mengenal dan memahami gaya belajar 2. Mengetahui macam-macam gaya belajar 3. Mengenal dan memahami strategi belajar Materi : 1. Pengertian Belajar 2. Pengertian Gaya Belajar 3. Macam-macam gaya belajar 4. Ciri-ciri gaya belajar 5. Strategi Belajar Pengertian Belajar Belajar adalah suatu proses atau upaya yang dilakukan setiap individu untuk mendapatkan perubahan tingkah laku, baik dalam bentuk pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai positif sebagai suatu pengalaman dari berbagai materi yang telah dipelajari. Definisi belajar dapat juga diartikan sebagai segala aktivitas psikis yang dilakuka...

RANGKUMAN MATERI AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Selama ini muncul perdebatan yang terus menerus antara kelompok sosiolog-antropolog dengan kaum agamawan mengenai hubungan antara agama dan kebudayaan. Para ahli sosiologi dan antropologi berpendapat bahwa agama merupakan bagian dari kebudayaan. kebudayaan terdiri dari tujuh unsur utama yang bersifat universal yaitu (1) sistem religi dan upacara keagamaan (2) sistem dan organisasi kemasyarakatan, (3) sistem pengetahuan, (4) bahasa, (5) kesenian, (6) sistem mata pencaharian hidup, (7) sistem teknologi dan peralatan. Dari unsur utama kebudayaan terlihat adanya sistem religi. Unsur-unsur utama kebudayaan yang universal itu dapat berubah sesuai dengan perkembangan zaman dan situasi, dan agama merupakan unsur yang paling sulit untuk berubah. Pandangan ini menyiratkan bahwa agama merupakan bagian dari kebudayaan, oleh karenanya agama juga bisa mengalami perubahan. Konsekuensi lebih lanjut dari logika ini adalah agama merupakan hasil gagasan dan karya cipta manusia.     ...

Latihan Soal Kegiatan Distribusi dan Konsumsi

Tentukan BENAR atau SALAH pernyataan di bawah ini dan berikan alasannya! Distribusi adalah kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang dan/ atau jasa tertentu dari produsen ke konsumen. Pak Sugiono memproduksi keripik pisang, keripik pisang yang dibuat Pak Sugiono langsung dijual di pasar. Pernyataan tersebut merupakan contoh distribusi langsung. Dalam mendistribusikan perlengkapan sekolah menggunakan mata rantai jenjang ketiga (3). Faktor pasar, barang, pedagang dan kebiasaan dalam pembelian merupakan factor-faktor yang memengaruhi distribusi. Dalam proses mendistribusikan distributor tidak memiliki fungsi sebagai penanggung resiko. T...