Langsung ke konten utama

LAPORAN CARA PEMBUATAN MASKER KAIN

DESKRIPSI AWAL :

 

Masker wajah adalah masker yang dimaksudkan untuk dipakai oleh para tenaga kesehatan selama tindakan pembedahan dan selama perawatan untuk menahan bakteri yang terkandung dalam percikan cairan (droplet) dan aerosol dari hidung dan mulut penggunanya. Masker ini tidak dirancang untuk melindungi pemakainya dari menghirup bakteri atau partikel virus di udara dan kurang efektif dibandingkan respirator, seperti masker N95 atau FFP, yang memberikan perlindungan yang lebih baik karena bahan, bentuk, dan pencengkeramannya yang rapat.

 

Masker wajah banyak dipakai oleh masyarakat umum sepanjang tahun di negara-negara Asia Timur seperti TiongkokJepang, dan Korea Selatan untuk mengurangi kemungkinan penyebaran penyakit di udara dan untuk mencegah menghirup partikel debu yang dihasilkan oleh polusi udara. Selain itu, masker bedah telah menjadi mode, khususnya dalam budaya Asia Timur kontemporer yang didukung oleh popularitas masker dalam budaya pop Jepang dan Korea yang berdampak besar pada budaya pemuda Asia Timur. Karena meningkatnya masalah kabut asap di Asia Selatan dan Tenggara, masker bedah dan masker penyaring udara sering digunakan di kota-kota besar di IndiaNepal, dan Thailand ketika kualitas udara memburuk ke tingkat beracun. Masker wajah juga digunakan di IndonesiaMalaysia, dan Singapura selama musim kabut asap Asia Tenggara. Masker penyaring udara bergaya medis cukup populer di seluruh Asia sehingga banyak perusahaan memproduksi masker yang tidak hanya mencegah menghirup partikel debu udara tetapi juga modis.

 

Alat yang diperlukan :

  • Gunting
  • Benang
  • Jarum jahit
  • Spidol
  • Pensil
  • Penggaris

 

Bahan yang diperlukan:

  • 2 kain
  • Tisu
  • 2 tali

 

Cara Pembuatan :

  • Tuliskan kampanye corona di kain putih
  • Gunting kain merah muda sehingga menyerupai kain berwarna putih.
  • Masukkan tisu ditengah, diantara kain putih dan merah muda sebagai filter.
  • Mulai menjahit untuk menyatukan kedua kain.
  • Pasangkan tali disisi kanan dan kiri panjangnya disesuaikan dengan kuping.
  • Jahit tali yang berada disisi kanan dan kiri.
  • Masker kain siap digunakan

 

 

 

 

 

Postingan populer dari blog ini

MENGURAI GLOBALISASI: WUJUD BUDAYA DAN PERUBAHAN SOSIAL DI JABODETABEK

A. PENGERTIAN GLOBALISASI Pengaruh globalisasi dalam dunia yang semakin terhubung secara global telah menjadi perhatian utama dalam berbagai bidang. Dalam era globalisasi ini, batasan-batasan geografis semakin terkikis, memberikan ruang bagi pertukaran informasi, ide, produk, dan budaya yang lebih intensif dan cepat. Fenomena ini tidak hanya membawa manfaat yang signifikan, tetapi juga menimbulkan tantangan dan perdebatan yang kompleks. Menurut Anthony Giddens, globalisasi adalah proses di mana dunia semakin terhubung melalui pertukaran informasi, ide, produk, dan budaya secara global. Ia berpendapat bahwa globalisasi melibatkan percepatan interaksi dan interdependensi antara negara-negara, serta melampaui batasan-batasan geografis dan politik. Giddens juga menekankan bahwa globalisasi memiliki dampak yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk ekonomi, politik, sosial, dan budaya (Giddens, 19

TUGAS GEOGRAFI KELAS X SMA BAB HIDROSFER

PERTANYAAN   Jelaskan aktivitas manusia (minimal 3) yang dapat mengganggu proses siklus hidrologi serta dampak yang ditimbulkannya.   JAWABAN   Kegiatan manusia yang memengaruhi siklus air adalah penebangan hutan secara liar. Pembukaan lahan untuk pertanian dan perkebunan. Pembangunan perumahan dan perindustrian. Pembangunan jalan tol dan jalan raya di perkotaan dan desa.   Penebangan hutan liar yang menyebabkan banyaknya lahan kosong sehingga air yang turun tidak terserap oleh tanah. Pembangunan jalan dengan menggunakan aspal dan beton untuk membuat jalan tol dan jalan raya. Aspal dan beton menghalangi air untuk meresap ke dalam tanah. Pembakaran hutan yang dapat menyebabkan struktur tanah dan juga tandus. Tidak menanami lahan-lahan yang kosong dengan tanaman, tetapi mengubah lahan-lahan tersebut menjadi daerah pemukiman. Berkurangnya daerah resapan air di daerah perkotaan sehingga mengakibatkan sungai, danau, dan daerah penampungan air menjadi kering. Apabila kering, maka men

TRANSFORMASI DAN ADAPTASI MASYARAKAT PESISIR INDONESIA

A. PENGERTIAN PERUBAHAN SOSIAL DAN MASYARAKAT PESISIR Dalam era yang terus berkembang ini, perubahan sosial menjadi fenomena yang tidak dapat dihindari. Perubahan tersebut melibatkan berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks masyarakat pesisir Indonesia. Sebagai negara maritim dan kepulauan terbesar di dunia, pemahaman yang mendalam tentang perubahan sosial pada masyarakat pesisir menjadi sangat penting. Jan Flora dan Arnold P. Goldsmith menggambarkan perubahan sosial sebagai dinamika sosial dan transformasi struktur sosial yang melibatkan perubahan dalam pola hidup, mata pencaharian, dan pola kekerabatan dalam masyarakat (Flora & Goldsmith, 2003). Dalam konteks masyarakat pesisir, perubahan sosial dapat mencakup pergeseran dalam mata pencaharian dari perikanan tradisional ke sektor pariwisata atau industri lainnya, serta perubahan dalam struktur keluarga dan pola kekerabatan yang dap